Tampilkan postingan dengan label Apple. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apple. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 November 2016
Diam-diam, Apple Rekam Aktivitas Telepon Pengguna iPhone
Juragan Sabung Ayam - Apple secara diam-diam menyimpan catatan panggilan telepon pengguna gadget Apple, baik panggilan masuk maupun panggilan keluar. Diketahui, sudah dalam empat bulan terakhir Apple melakukan penyimpanan panggilan telepon dan disimpan secara real time di iCloud.
Hal tersebut diketahui dan diungkapkan oleh perusahaan asal Rusia yang membuat tool hacking untuk iPhone, Elcomsoft. Menurut Elcomsoft, cara Apple menyimpan catatan panggilan telepon usernya tersebut bersifat otomatis dan tidak dapat di non-aktifkan.
Selain panggilan telepon. Apple menyimpan rekaman panggilan video call, panggilan yang tidak terjawab atau miss call dari WhatsApp dan Skype pengguna gadget iPhone di iCloud
Sebenarnya sistem iCloud yang menyimpan seluruh catatan panggilan, kontak dan data-data penting pengguna Apple tersebut sangat penting namun yang menjadi permasalahannya adalah rekaman komunikasi tersebut di simpan ke server Apple secara diam-diam atau tidak memiliki ijin resmi. Pernyataan tersebut diungkap kan oleh CEO Elcomsoft, Vladimir Katalov.
Minggu, 13 November 2016
Apple Akan Rilis iPad Bezel-Less Maret Tahun Depan
Juragan Sabung Ayam - Apple dikabarkan akan merilis iPad terbarunya tahun depan. Tidak tanggung-tanggung, Apple akan mengeluarkan sekaligus tiga model terbaru yang diperkirakan akan diliris bersamaan dengan sebuah event pada Maret 2017 mendatang.
Hal menarik mengenai model baru iPad nanti adalah salah satu model iPad tersebut akan hadir dengan layar bezel-less berukuran 10.9 inci. Apple juga akan memberikan layar yang lebih besar untuk Ipad Pro 10.9 inchi tanpa menambah ukuran body dari iPad tersebut dan tentu saja iPad Pro tersebut akan hadir dengan laya bezel-less.
Beberapa media memberitahu bahwa iPad Pro berukuran 9.7 inci dan 12.9 inci akan ditambah dengan berbagai tambahan namun hanya iPad pro 9.7 tidak menjadi iPad yang berkelas premium, melainkan akan menjadi versi yang paling murah. Nantinya, keluaran iPad Pro terbaru ini lah yang akan menjadi versi yang lebih mahal dibandingkan iPad Mini.
Untuk iPad Pro 12.9 inci akan hadir dengan layar True Tone. Tidak ketinggalan untuk iPhone 8 juga akan menggunakan layar AMOLED edge-to-edge.
Jumat, 11 November 2016
3 Masalah yang Bakal Dihadapi Apple Setelah Trump Jadi Presiden AS
Juragan Sabung Ayam - Donald Trump yang memenangkan hasil Pemilu Presiden AS hari Selasa (8/11/2016) kemarin sangat mengejutkan berbagai pihak, terutama bagian industri teknologi di Silicon Valley yang memandang sebelah mata Donald Trump.
Apple sebagai industri teknologi AS yang temasuk sukses di bidangnya seringkali disinggung oleh Trump saat kampanye untuk pemilunya. Singgungan tersebut berupa jika Trump terpilih sebagai Presiden AS maka, Trump berencana untuk memindahkan pabrik tempat memproduksi iPhone tersebut ke dalam negeri dan juga Trump mehimbau Apple mengurangi faktor keamanan dari semua produk Applenya tersebut.
Dengan terwujudnya kemenangan Trump menjadi Presiden AS maka Apple pun mulai memprediksi bahwa akan adanya pengaruh untuk industri teknologi AS. Berikut 3 prediksi yang akan dihadapi Apple setelah Trump menjadi Presiden AS:
1. Repatriasi pajak
Bukan suatu rahasia lagi bahwa industri teknologi AS menyimpan uang di negeri lain demi menghindari pajak sebesar 35%. Apple adalah pemilik dana tersebar yang menyimpan uang di negeri lain, dana tersebut mencapai $200 miliar AS baik dalam bentuk uang kas maupun surat berharga.
Trump pernah membahas rencananya dalam mengurangi pajak korporasi tersebut dari 35% menjadi 10%. Jika rencana tersebut benar terwujud, maka suatu berita positif bagi apple dan industri teknologi lainnya. namun jika sebaliknya maka para industri teknologi AS akan semakin harap cemas.
2. Pindah pabrik iPhone
Apple menjalin hubungan kerja sama dengan industri manufaktur Foxconn di China untuk produksi aneka gadget dan komputer buatannya. Hal tersebut dinilai buruk oleh Trump karena kegiatan tersebut tidak menguntungkan rakyat Amerika.
Namun, janji Trump yang satu ini sulit terwujud karena biaya produksi lebih mahal jika berada di AS dan akan menambah harga biaya $50 per Iphone sehingga kurang efektif di pasaran. Ditambah juga faktor tenaga kerja China lebih terampil daripada tenaga kerja AS.
Trump pun tetap kepada pendirian utamanya, sehingga Trump akan memaksa Apple dengan cara mengenakan harga tinggi untuk pajak barang import dari China sebesar 45%.
3. Melonggarkan sekuriti
Februari lalu, Apple sempat berseteru dengan biro penyelidikan federal AS, FBI, lantaran perusahaan berlambang buah apel tergigit itu menolak membuka kunci iPhone yang dimilki teroris dengan alasan melindungi privasi.
Trump ikut nimbrung dalam debat yang memanas hingga melibatkan para pelaku lain di industri teknologi ini. Trump mengajak konsumen Amerika agar memboikot Apple sampai mau membuka kunci enkripsi iPhone dimaksud. Masalah mengenai iPhone teroris telah selesai saat pengadilan membatalkan perintah agar Apple membobol iPhone. FBI kemudian meminta bantuan pihak ketiga dan akhirnya berhasil membuka kunci iPhone yang bersangkutan.
Isu sekuriti perangkat yang menyulitkan penegak hukum ini rawan muncul kembali ke permukaan apabila terjadi kasus serupa di massa depan. Entah apa yang akan dilakukan Trump saat itu terjadi.
Langganan:
Postingan (Atom)


